Jumat, 03 April 2026

Kenaikan Isa Almasih

Salaamun `alaikum

Kenaikan Isa Almasih ke planet VENUS untuk expansi plenet planet menurut BIBLE

Sehubungan dengan ekspansi demikian, baiklah kita kutipkan pula ayat Bible yang selama ini disalahpasangkan oleh penganut ajaran Bible sendiri:

St. John:
12:32 And I, if I be lifted up from the earth, will draw all men unto me.
“Dan aku, jika aku diangkatkan dari Bumi ini, akan menarik semua orang kepadaku.”

12:33 This he said, signifying what death he should die.
“Inilah yang dia katakan, menerangkan kematian apa yang akan dia alami.”

16:28 I came forth from the Father, and I am come into the world: again, I leave the world, and go to the Father.
“Aku datang dari Bapak, dan didatangkan ke dunia itu (planet lain);lagi, aku tinggalkan dunia itu (mati), dan pergi kepada Bapak.”,

Ketiga ayat Bible ini secara terang menjelaskan keberangkatan Jesus dari Bumi ke planet lain di mana dia mati sebagaimana manusia biasa, atau seperti Adam mati di Bumi, dengan arti berpulang ke Rahmat ALLAH. Selanjutnya perhatikanlah pula keterangan Bible tentang keadaan Jesus berketurunan di planet lain itu:

St. Matthew:
13:24 Another parable put he forth unto them, saying, The kingdom of heaven is likened unto a man which sowed good seed in his field.
Artinya:
“Kiasan lain yang dia kemukakan pada mereka, mengatakan, Kerajaan planet itu seperti seorang lelaki yang menabur biji baik di ladangnya.”

13:25 But while men slept, his enemy came and sowed tares among the wheat, and went his way.
“Tetapi ketika orang-orang tidur, musuhnya datang dan menabur lalang di antara gandum, dan dia pun pergi.”

13:26 But when the blade was sprung up, and brought forth fruit, then apprared the tares also.
“Tetapi ketika daun-daun telah berbunga, dan menghasilkan buah, lalu muncullah juga lalang itu.”

13:30 Let both grow together until the harvest: and in the time of harvest, I will say to the reapers, Gather ye together first the tares, and bind them in bundles to burn them; but gatres the weath into my barn.
“Biarlah keduanya sama bertumbuh hingga masa memotong; dan pada waktu memotong itu, aku akan katakan pada para pemotong. Kumpulkanlah dulu semua lalang itu, dan ikatlah mereka dalam ikatan-ikatan untuk dibakar, tetapi kumpulkanlah gandum ke dalam karungku.”

13:37 He answered and said unto them, He that sowed the good seed is the Son of man.
“Dia menjawab dan mengatakan pada mereka, Dia yang menabur benih baik ialah Anak manusia (Jesus).”

13:38 The field is the world, the good seed are the children of the kingdom, but the tares are the children of the wicked one.
“Ladang ialah dunia (planet) itu, benih yang baik ialah anak-anak di kerajaan itu, tetapi lalang adalah anak-anak dari orang jahat.”

13:39 The enemy that sowed them is the devil, the harvest is the end of the world, and the reapers are the angels.
“Musuh yang menaburnya ialah setan, musim memotong ialah akhir dunia itu, dan para pemotong adalah para Malekat.”

13:40 As therefore the tares are gathered and burned in the fire, so shall it be in the end of this world.
“Sebagaimana lalang-lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api neraka, begitu pula nanti akan berlaku pada akhir dunia (Bumi) ini.”

Dengan keterangan Bible ini nyatalah bahwa Jesus di planet lain itu menabur benih yaitu berketurunan sebagaimana dilakukan Adam di Bumi, 3/59. Di planet itu ada pula setan seperti di Bumi ini. Di sanapun riwayat manusia akan berakhir dengan benturan Comet sekaligus terlaksana bagi setiap planet dalam Tatasurya ini menurut Ayat 39/68.
Orang-orang baik akan dimasukkan pada kelompok Rasul-rasul di Akhirat, sementara yang jahat akan dikumpulkan untuk penduduk Neraka, 42/7.

The Bible tidak memberikan keterangan tentang perempuan yang dengannya Jesus berangkat ke planet lain di mana dia hidup berkeluarga dan berketurunan, tetapi kalau orang memperhatikan riwayat hidup Maryam, akan nyatalah bahwa ibu dari Jesus itu sama-sama berangkat dengan anaknya sendiri dari Bumi ini sesuai dengan keterangan Ayat 23/50, karenanya orang tak pernah melihat Maryam lagi tanpa berita tentang keadaannya.

Untuk hal itu perlu kita kutipkan keterangan Encyclopedia Americana buku 18 halaman 347 terbitan tahun 1975 antara lain artinya sebagai berikut:

“Selama masa kemarahan berlaku terhadap Jesus, Maryam selalu hadir, bersamanya menderita dalam hati. Jesus lalu memerintahkan padanya untuk tinggal bersama John, apostel yang dicintainya yaitu yang pada jam itu juga membawa Maryam ke rumahnya.
Sesudah kenaikan Jesus, kami masih mendapatinya di kamar yang lebih tinggi bersama apostel-apostel melakukan sembahyang dengan tekun bersama mereka yaitu sebelum turunnya ruh suci. Kemudian kami tidak lagi mempunyai keterangan nyata tentang hidup Maryam selanjutnya di dunia ini.

Suatu tradisi mempercayai bahwa dia telah mati di Jerusalem, dan dalam kitab Revelation 12:1, John melihat suatu pemandangan besar dari “seorang perempuan diliputi oleh Surya dan Bulan ada di kakinya, dan di kepalanya mahkota dengan duabelas bintang. Beberapa kalangan berpendapat bahwa yang kelihatan itu adalah Maryam sebenarnya. Kalangan lain berpendapat bahwa itu adalah gereja. Namun yang lainnya percaya bahwa pandangan tersebut benar-benar Maryam sebagai suatu perlambang dari gereja.”

Demikian keadaan Maryam menurut pandangan penganut ajaran Bible dengan mana dapat difahami secara terang bahwa Maryam tidak lagi diketahui orang di mana beradanya sesudah penyaliban di zaman Judas Iscariot.

Paskah 2026
Kenaikan isa almasih 2026

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kfr

S alaamun `alaikum.... Menembus Tirai “Kufr”: Sebuah Perjalanan Menyingkap Diri Ada kata yang sering kita dengar, namun jarang k...