Minggu, 28 Desember 2025

Ratu=Raja

Katanya hanya klam omong kosong, setelah di kasih data ini diem dan gak bisa menyanggah pake narasi yang berbobot. Sudah saya bilang dari awal kalau mau belajar sejarah tentang Nusantara, lepaskan dulu itu label atau keyakinan biar hati nya tidak terguncang, kajian ini khusus buat orang orang yang otaknya masih waras, bagi para pembaok dogma gurun minggir dulu. Hiks criiiittt 😁 

Di kawasan kota Talaga terdapat tempat bernama Talagamanggung, dan di sana dikenal sosok terhormat "Ratu Simbar Kancana". 

Selama ini istilah "ratu" diidentikan sebagai sosok "perempuan" atau setara Queen. Padahal dimasa lalu istilah "ratu" maknanya adalah Maharaja / Rajadiraja atau King of The King. Itu sebab bangunan wilayahnya disebut Keratuan (Keraton) dan bukan Kerajaan, karena kerajaan merupakan bawahan dari keratuan. Selain itu secara umum kerajaan kerajaan di Nusantara yg telah ditaklukan oleh pasukan perang Islam tidak lagi disebut kerajaan, berubah nama menjadi "Kesultanan".

Istilah "ratu" dapat kita temukan dalam sebutan lain seperti:
1. Ratu Agung Manikmaya (Prabhu Sindu La-Hyang).
2. Ratu Galuh Agung Sang Taraju Jawadwipa (Ra-Hyang Sanjaya).
3. Ratu Karanten Rakyean Layaran Wangi (Wastukancana)
dst.

Berdasarkan analisa singkat di atas :
1. Talagamanggung bukan kerajaan, melainkan "Keratuan" (keraton) tempat tinggal Sribaduga Maharaja.
2. Istilah Ratu Simbar Kancana, bukan nama bagi perempuan tetapi gelar yg mengandung arti "Maharaja yang di Dadanya Behias Emas".
3. Jika ditelaah lebih rinci terdapat beberapa kesamaan pola antara Siam (Siam-Boja) yg sekarang dikenal sebagai Cambodia yg meliputi Thailand, Vietnam, dsk. 
4. Seluruh Maharaja Nusantara dapat dipastikan memiliki gelar Warman.

Menarik untuk dikaji dan dijadikan bahan diskusi secara sehat, dengan catatan skala kajian bukan sebagai Indonesia tetapi Nusantara.

Rahayu Sagung Dumadi🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kfr

S alaamun `alaikum.... Menembus Tirai “Kufr”: Sebuah Perjalanan Menyingkap Diri Ada kata yang sering kita dengar, namun jarang k...